Apa yang Dimaksud Dengan Sifat Jaiz Rasul? Yuk, Kita Cari Tahu

 

Pada dasarnya, setiap Muslim itu harus memahami dan megetahui sifat-sifat Rasul. Sifat Rasul itu terdiri dari beberapa sifat, yakni sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz. Untuk sifat wajib, tentunya sudah pati ada pada diri Rasul.

Sedangkan sifat mustahil merupakan sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Rasul. Lantas, bagaimana dengan sifat jaiz rasul?

Pengertian Sifat Jaiz Rasul

Sangat berbeda dengan sifat wajib dan sifat mustahil, yang mana sifat jaiz rasul hanya terdiri dari satu sifat saja, yakni Al’aradhul Basyariyah. Dengan kata lain, meskipun termasuk sebagai orang-orang yang terpilih oleh Allah SWT, namun para rasul juga memiliki sifat-sifat kemanusiaan layaknya kita.

Sifat jaiz para rasul diantaranya adalah merasakan rasa lapar, rasa dahaga atau haus, rasa sakit, lelah, sedih, dan mempunyai keluarga. Hal itu juga sudah tercantum dalam ayat Al Quran pada QS. Al-Mu’minun: 33 yang berbunyi :

“…(orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan seperti apa yang kamu makan dan dia minum seperti apa yang kamu minum”.

Selain QS. Al-Mu’minun, sifat jaiz rasul juga sudah dijelaskan dalam surat Al Furqaan ayat 20 yang berbunyi : “kami tidaklah mengutus beberapa orang Rasul sebelum kamu melainkan mereka itu juga makan makanan dan berjualan di pasar”.

Meskipun memiliki sifat yang sama dengan manusia biasa, namun hal tersebut tidak mengurangi derajat para Rasul di mata Allah SWT. Tapi sayangnya, sifat jaiz rasul ini kerap dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengaku-ngaku sebagai rasul.

Padahal, Allah SWT sudah menyebutkan dalam firman-Nya mengenai sosok Nabi Muhammad SAW, yang merupakan Rasul terakhir dan penutup para nabi. Seperti yang tertuang dalam surat Al-Ahzab ayat 40 yang berbunyi :

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.

Bukan hanya itu, ternyata rasul juga mempunyai sifat-sifat yang tidak dimiliki oleh orang-orang biasa lho. Nah, biar kalian gak penasaran, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Ishmatirrasul

Rasul mempunyai sifat Ishmatirrasul, yang artinya adalah orang yang ma’shum. Dengan kata lain, para rasul akan terlindungi dari dosa-dosa dan salah dalam kemampuan pemahaman agama, ketaatan, serta menyampaikan wahyu Allah SWT.

Itu sebabnya, mengapa para rasul merupakan orang-orang yang sangat mulia dan tidak mempunyai dosa. Disamping itu, para rasul juga selalu siap dalam menghadapi semua tantangan dan tugas yang diberikan oleh Allah SWT.

2. Iltizamurrasul

Iltizamurrasul merupakan orang-orang pilihan yang selalu berkomitmen dengan apapun yang mereka ajarkan. Ya, para rasul selalu bekerja dan berdakwah yang sesuai dengan arahan serta perintah dari Allah SWT.

Bahkan, para rasul juga selalu mempunyai komitmen dengan apa pun yang diajarkannya untuk umat manusia. Oleh karenanya, Iltizamurrasul termasuk kedalam sifat rasul. Meski terkadang dalam menjalankan perintah Allah SWT, para rasul harus menghadapi beragam tantangan dari orang-orang disekitar, musuhnya, hingga dirinya sendiri.

Kendati demikian, beliau tetap berpegang teguh pada pendiriannya dan tidak akan pernah ingkar terhadap perintah Allah SWT.

Demikianlah ulasan singkat mengenai sifat jaiz rasul, sehingga bisa kita jadikan sebagai bahan penambah wawasan dan iman agar senantiasa meneladani apa yang dilakukan oleh para rasul.