Bedanya Susu Bubuk dan Susu Cair

Orang tua tentu tahu akan pentingnya asupan nutrisi demi mendukung tumbuh kembang si kecil di masa pertumbuhannya. Untuk itulah orang tua tak hanya seekdar memberikannya menu yang bergizi. Selain itu ibu juga perlu memberikan susu jenis pertumbuhan. Tapi di antara dua jenis susu yang beredar, manakah yang kerap ibu berikan untuk si kecil? Pasalnya kini terdapat dua jenis susu antara lain susu bubuk dan susu cair.

Sesudah anak memasuki umur satu tahun, ia sudah dapat mencoba banyak jenis susu antara lain bubuk dan cair. Sebelum ibu memutuskan memberikan jenis susu yang mana tak ada salahnya untuk memahami lebih dahulu apa perbedaan antara kedua jenis susu tersebut. Dengan demikian ibu menjadi lebih mudah memilih jenis susu yang cocok untuk si kecil di rumah. Berikut ini sejumlah perbedaan di antara susu jenis bubuk dan cair.

Perbedaan antara susu jenis bubuk dan cair

Adapun terdapat sejumlah perbedaan antara dua jenis susu tersebut yang penting ibu ketahui antara lain:

  1. Tahap pembuatannya

Susu jenis bubuk adalah susu yang sudah diolah menggunakan spray drying. Dengan demikian bisa menurunkan kadar air susu serta merubah susu menjadi berbentuk bubuh yang dapat tahan lebih lama. Dalam tahap permbuatannya, susu jenis bubuk nantinya ditambahkan dengan komposisi lain yaitu zat gizi yang dibutuhkan guna melengkapi kandungan akan gizinya.

Sementara susu cair mempunyai sejumlah jenis produk. Misalnya saja susu cair segar ataupun susu cair hasil olahan lagi seperti halnya melalui tahap pasteurisasi ataupun UHT. Umumnya susu cair bisa didapatkan secara langsung dari para peternak penghasil susu serta khusus untuksisi cair hasil olahan seperti UHT ataupun pasteurisasi nantinya mengalami pemrosesan kembali guna menambah cita rasa serta umur penyimpanannya.

  1. Tingkat ketahanan ketika disimpan

Pembuatan susu jenis bubuk ditujukan guna membuat susu menjadi lebih tahan lama. Adapun susu cair yang benar-benar segar umumnya tak dapat bertahan lama sehingga harus secara langsung dikonsumsi sesudah diperah dari seekor sapi. Sementara susu cair yang telah diolah dapat bertahan relatif lebih lama dibandingkan susu cair segar. Baik susu jenis bubuk ataupun susu cair hasil olahan sudah terdapat tanggal kadaluwarsa tertera di kemasannya.

Tetapi susu jenis bubuk memang cenderung lebih tahan lama jika dibandingkan dengan susu cair baik susu segar ataupun olahan sehingga kerap menjadi pilihan orang-orang lantaran sifatnya terbilang lebih tahan lama. Bukan itu saja susu jenis bubuk juga tidak perlu disimpan dalam kulkas seperti halnya susu jenis cair olahan.

Kini Anda tak lagi merasa bingung akankah memilih susu cair ataupun bubuk. Dengan asupan nutrisi cukup, orang tua bisa mengasah perkembangan sekaligus mendukung buah hati bebas eksplor.