Cara Penyimpanan Tabung Oksigen Yang Tepat meminimalisir Kebakaran Tabung

Covid-19 yang sudah berusia hampir satu setengah tahunan ini, membuat kegiatan masyarakat tidak dapat berjalan semabagimana mestinya. Supaya hal ini segera usai, kita harus mematuhi protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah yaitu dengan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Berbagai upaya dilakukan oleh tim tanggap Covid yang ada di berbagai daerah, mulai dari pemberian makanan gratis, penyumbangan APD, hingga berbagai layanan online sebagai wujud kepedulian terhadap pasien Covid seperti layanan pencarian tempat refill oksigen online dan gratis yang dibuat oleh SehatQ.com.

Layanan ini sangat berguna terutama di era pandemi dimana kebutuhan stok oksigen sangat diperlukan oleh pasien Covid yang tak kunjung mereda ini. layanan yang diberikan secara online dan gratis tentu sangat membantu, karena didalamnya terdapat berbagai informasi mengenai kebutuhan oksigen yaitu tentang stok, harga, waktu pengisian dan tempat terdekat dengan lokasi anda yang tertera secara detail.

Layanan ini tentu sangat diperlukan oleh berbagai tenaga medis, dan pasien Covid yang harus isolasi mandiri dikarenakan tempat di rumah sakit yang sudah penuh. Namun bagi anda yang menggunakan oksigen di rumah, perhatikan betul-betul penyimpanan tabung oksigennya. Karena jika salah dalam penyimpanan akan beresiko meledak atau terbakar sewaktu-waktu.

Berikut review beberapa hal yang haru anda lakukan dalam penyimpanan tabung oksigen yang benar ketika di rumah:

1. Pastikan Jarak Tabung Jauh Dengan Sumber Api

Dalam penggunaanya, terutama di rumah, pastikan jarak antara tabung dan sumber api jauh. Jarak ini kisaran anatara 1,5 sampai 3 meter dari sumber api. Sumber api yang ada di rumah salah satunya adalah kompor gas, jadi pastikan penggunaanya jauh dari dapur anda.

2. Hindari Penggunaan Alat Listrik

Ktika sedang menggunakan oksigen, jangan perah anda menggunakannya bersamaan dengan segala alat yang berpotensi menghasilkan percilkan api. Hal ini dilakukan demi menghindari potensi kebakaran atau ledakan tabung.

3. Jauhkan cairan Yang Mudah Terbakar dari Tabung

Hal ketiga yang harus dilakukan adalah dengan menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar dari tabung oksigen yang sedang digunakan. Salah satu contoh barang ini adalah berbagai cairan atau lotion yang mengandung alkohol. Hal ini harus benar-benar diperhatikan karena banyak sekali kebutuhan rumah tangga yang mengandung alkohol.

4. Bersihkan Dengan Air

Kebersihan tabung juga harus dijaga. Cara membersihkannya anda hanya butuh air putih saja kemudian lap keseluruh bagian tabung. Pastikan air yang anda gunakan tidak terkontaminasi zat-zat lain yang mengakibatkan kebakaran atau ledakan pada tabung oksigen.

5. Perhatikan Aturan Penggunaan

Dalam penggunaan pribadi di rumah, pastikan anda mengetahui berbagai aturan penggunaan oksigen yang baik dan benar. Aturan penggunaan tersebut seperti tidak merokok di area oksigen, memberikan tanda mudah terbakar di tabung oksigen dan semua hal yang berpotensi mengeluarkan api.

6. Posisikan Tabung Dengan Baik

Demi menghindari kebocoran tabung, maka posisikan tabung dengan baik yaitu dengan posisi berdiri tidak tergeletak di lantai. Anda dapat menggunakan penyangga khusus oksigen demi meminimalisir goyangan-goyangan pada tabung.

Selain ke enam hal di atas, ada juga beberapa hal yang harus anda lakukan khusus di rumah anda seperti:

  1. Mengecek kondisi listrik pastikan kondisi listrik dalam keadaan baik dan tidak konslet.
  2. Menyediakan alat pemadam kebakaran dan alat detektor asap.
  3. Kerusakan Tabung Serahkan Pada yang Berpengalaman, jangan pernah anda memperbaikinya sendiri jika tidak memiliki pengetahuan pengenai tabung oksigen.