Fungsi Rambu Lalulintas untuk Keselamatan pengguna jalan

Rambu Lalu Lintas

pancang kemudian trayek adalah untukan dari perkakas jalur berwujud ikon, huruf, nomor, perkataan dasar alias perpaduannya, berguna selaku peringatan, restriksi, perintah alias petunjuk bagi konsumen jalur.

tiap materi tanda yang bakal dipergunakan perlu berhasil percobaan makmal dengan memberitahukan dokumen percobaan makmal berukuran nasional alias universal dalam pengecatan marka jalan.

materi serta UKURAN

Perpembatasanan teknis daun tanda yakni selaku selanjutnya :

1. Bahan

Plat Aluminium, yang ada ketebalan minimun 2 milimeter (tercantum reflective sheeting).

Bahan metal  tidak hanya aluminium, yang berwatak anti karat, dengan alias tanpa susunan anti karat, tercantum bagian berlubang guna baut. dan punya tebal minimun 0,8 mm.

Bahan gabungan aluminium composite panel (ACP) dengan ketebalan minimun 3 mm.

Bahan non metal dengan syarat punya ketetapan hati kepada cuaca (prosedur percobaan sepadan ASTM G.53); humiditas nisbi (prosedur percobaan sepadan ASTM D.2247-87); asam (prosedur percobaan sepadan ASTM D.1308-87); kelapukan; serta percobaan montir (mencakup energi liku serta patah). dan punya tebal minimun 2 mm.

2. dimensi daun tanda merujuk pada ketentuan Menhub nomor 61/mengenai Rambu-Rambu kemudian  di jalur.

3. dataran bagian depan perlu dibubuhi nama samaran ”Perhubungan” alias logo perhubungan. Pada bagian balik daun tanda dibubuhi etiket perkakas jalur bertuliskan asal muasal pensertaaan, tahun perkiraan serta isi ihwal 275 UU Nomor 22/2009 mengenai kemudian  serta Angkutan jalur.

Lembaran reflektif ada kadar selaku berikut:

MUTCD (tip on seragam Trafic Control Devices). berasas pegangan perkakas Jalan (MUTCD), era yang dibutuhkan guna mengamati serta serta bereaksi sehubungan tanda yakni pencacahan era yang dibutuhkan jasa marka jalan jakarta guna tanggapan (Perception), rekognisi (Identification), sentimen (Emotion/ Decision making) serta Eksekusi (Volition/Execution of decision) dikenal era PIEV. era PIEV bisa bermacam-macam dari sebagian detik guna tanda lumrah, dekati 6 detik alias lebih guna tanda peringatan yang terpasang di jalur terkait dari hal tubuh dan kejiwaan penguna jalur.

ASTM D4956 (American Society for Testing Materials). menurut hasil uji coba materi perabot jalur (ASTM D4956) kedapatan pengelompokan model pagina reflektif patok terus . jenis I, II serta III yaitu material retroreflektif yang memakai materi glassbead. sebaliknya jenis IV, V, VI, VII, VIII, IX, X serta XI yaitu material retroreflektif yang memakai teknologi mikroprismatik. kian mulia jenis ASTM, kian mulia angka retroreflektifitas material itu.