Hal yang Harus Dihindari Saat Membuat Jersey Bola di Konveksi

Bali United FC Jersey Ori Away 2021
source gambar : shopee.co.id

Meski masih berada di situasi pandemic, namun bisnis jasa pembuatan jersey bola terbilang cukup menggairahkan. Hal itu pun terbukti, dimana sebagian besar pengusaha konveksi selalu selalu mengalami peningkatan pada orderan custom jersey di setiap bulannya.

Akan tetapi, masih ada saja sebagian konsumen yang kerap membuat kesalahan dalam pemesanan jersey. Alhasil, pihak pengusaha konveksilah yang sering disalahkan.

Nah, buat kamu yang akan membuat jersey di konveksi, berikut di bawah ini ada beberapa hal yang harus dihindari.

  1. Tidak Meminta Gambar Mockup Jersey

Sebenarnya kamu dapat meminta gambar mockup jersey pada pihak konveksi. Lantas, apa fungsi dari gambar mockup jersey tersebut?

Perlu kamu ketahui, gambar mockup jersey ini adalah gambar desain yang nantinya akan dibuat mirip dengan hasil akhir. Itu artinya, gambar mockup jersey bisa membantumu untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail seperti apakah hasil akhirnya.

Dalam hal ini, kamu harus meminta gambar mockup jersey ketika si desainer memberitahu bahwa desain jersey yang akan dibuatnya sudah selesai. Dengan kata lain, kamu bisa mengecek detail jersesnya terutama dari segi desain kepada pihak konveksi.

Apabila kamu ingin memesan jersey custom printing, maka kamu bisa meminta agar pihak konveksi untuk membuat gambar mockup jerseynya.

  1. Tidak Memberikan Info Detail Pesanan Jersey

Guna tehindar dari berbagai kesalahan, penting bagi kamu untuk memberikan informasi pada pihak konveksi mengenai detail jersey yang akan dibuat. Ya, mulai dari ukuran jersey, tipe lengan, nama, logo, motif, nomor punggung, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, kamu harus memastikan bahwa detail jersey pesanannya sudah dikemas dengan rapi sebelum dikirim ke pihak konveksi. Pasalnya, banyak sekali kasus mengenai konsumen yang kecewa karena jersey pesanannya tidak sesuai. Padahal, pihak konveksi telah membuat jersey dengan detail yang sesuai diberikan oleh si konsumen.

Dengan mengemas detailnya secara rapi dan teliti, pastinya kamu akan terhindar dari kesalahpahaman tersebut.

  1. Tidak Meminta Estimasi Biaya Produksi Secara Lengkap

Apabila kamu sudah menentukan vendor konveksinya, maka kamu harus meminta detail mengenai biaya produksi jersey secara lengkap. Hal ini bertujuan agar kamu menyesuaikan budget dengan biaya produksi jerseynya.

Maka dari itu, pastikan pihak konveksi telah memberikan detail komponen biaya produksinya secara lengkap, termasuk untuk biaya pengiriman ke alamat rumahmu. Dengan begitu, kamu pun bisa mengetahui seberapa besar budget yang harus disiapkan untuk membuat jersey.

Selain itu, cara ini juga sangat membantu bagi kamu untuk mendapatkan info seputar spesifikasi jersey yang telah dijanjikan oleh pihak konveksi dan diperhitungkan pada biaya produksi. Contohnya seperti bahan kain yang akan digunakan, hingga teknik sablon yang akan kamu pilih.

Melalui cara-cara tersebut, pastinya kamu akan terhindar dari risiko pihak konveksi nakal yang sengaja menurunkan kualitas jersey dengan menggunakan bahan kain murahan.

  1. Tidak Meminta Kesepakatan Deadline Pesanan dan Pengiriman

Kendati poin ini tidak ada kaitannya dengan produksi jersey, namun deadline juga memiliki peranan yang sangat penting lho. Misalkan saja kamu akan menggunakan jerseynya dalam waktu 3 hari lagi, namun jersey yang dibuat oleh konveksi masih belum selesai.

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk meminta kesepakatan deadline pesanan dan pengirimannya pada pihak konveksi. Contohnya, kamu akan membuat jersey sebanyak 30 pcs, dan pihak konveksi menjanjikan bahwa proses pengerjaannya akan selesai dalam waktu 5 hari.