Kaos Polos Dapat Jadi Baju yang Penting Mendaki Gunung

Mendaki gunung sebagai kegiatan yang dapat disebut cukup berat. Apa lagi untuk kamu yang awalnya tidak pernah mendaki gunung sama sekalipun. Untuk yang telah terlatih, naik gunung dengan semua peralatan dan peralatannya tidak susah untuk dilaksanakan. Tetapi buat kamu yang baru memulai pasti masih kikuk dengan yang harus dipersiapkan. Terutama berapakah potong kaos polos yang perlu dibawa sebagai baju alternatif.

Ya, kaos polos menjadi satu diantara baju yang wajib dibawa dimanapun kamu pergi. Begitupun saat merencanakan mendaki gunung yang tentu saja memerlukan waktu beberapa hari itu, maka bawa baju tukar yang cukup pantas diperhitungkan. Buat kamu yang masih bimbang harus mempersiapkan baju tukar, berikut akan kami bahas berkenaan panduan memilih baju untuk mendaki gunung.

Memilih jenis bawahan dan atasan

Pendaki gunung memerlukan baju yang dapat menghangatkan badan. Ini ingat udara di gunung sangat dingin sehingga untuk jaga temperatur badan agar masih tetap konstan diperlukan baju tebal dan hangat. Untuk atasan dapat memilih kaos polos dan jaket, saat itu untuk bawahan kamu dapat menggunakan celana pelatihan.

Membawa baju tukar seperlunya

Baju tukar memang diperlukan karena mendaki gunung mewajibkan kamu menginap untuk beberapa saat. Walau demikian tidak berarti kamu bebas bawa semua baju tukar sebagai stok sepanjang perjalanan. Bawa baju tukar tanpa penghitungan yang tepat bisa saja membuat tas jadi penuh dan berat. Ini akan membuat kamu mudah capek saat proses pendakian. Oleh karenanya pertimbangkan keperluan baju tukar dengan tepat. Misalkan, jika kamu akan mendaki gunung dan memerlukan waktu 2 sampai tiga hari, maka baju tukar yang bisa dibawa ialah 2 sampai 3 pasang.

Pemikiran bahan atasan

Baju yang dianjurkan digunakan saat mendaki gunung ialah yang dibuat berbahan acrylics, ripstop atau polyesters. Beberapa bahan ini juga sebagai unggulan untuk dikenai saat melakukan aktivitas outdoor. Tetapi jika kamu ialah type orang yang mudah berkeringat sekalinya ada di lokasi yang dingin, maka tidak ada kelirunya jika bawa pakaian kaos polos gildan, katun atau yang lain.

Memilih bahan bawahan

Celana yang dianjurkan dikenai saat mendaki gunung adalah yang dengan bahan polyester. Bahan jenis ini dikenali sebagai kain yang enteng sehingga kamu masih tetap dapat jalan dengan bebas walau harus mendaki gunung. Disamping itu kamu juga dapat menggunakan celana pelatihan, selainnya menimbang bahan, kamu juga perlu pastikan kenyamanannya ya.

Pemikiran warna

Melakukan aktivitas outdoor seperti mendaki gunung juga mewajibkan kamu tampil keren. Tetapi kecenya ala-ala anak gunung ya. Nach untuk warna pakaian kaos polos dapat memilih warna yang netral seperti maroon, cokelat tua, abu-abu atau biru. Tidak boleh gunakan kaos atau baju warna putih saat naik gunung karena baju dengan warna dasar putih mudah kotor.

Demikian beberapa panduan memilih baju untuk mendaki gunung. Selainnya pemikiran-pertimbangan di atas, kamu juga dapat menambah aksesori pendamping seperti syal atau kupluk. Ke-2 aksesori ini dapat membuat perjalanan mendaki gunung semakin membahagiakan karena badan masih tetap hangat karena umumnya dibuat berbahan rajut.

Sesudah memisah baju untuk mendaki gunung, selebihnya janganlah lupa memerhatikan penyiapan yang lain ya. Hal yang lain tidak boleh dilewati ialah upayakan untuk melakukan olah fisik saat sebelum hari H pendakian. Dengan demikian badan, terutama sisi kaki tidak “terkejut” saat dibawa melakukan perjalanan jauh.