OJK Menghapus PT Alfa Fintech Indonesia (KreditCepat)  Dari Daftar Resmi OJK. Sudah Tahu?

Banyaknya penyedia jasa layanan keuangan berbasis teknologi membuat  Fintech Syariah harus secara ketat mengawasi sistem finansial yang  mereka jalankan. .Pengawasan ini tentunya harus berdasarkan regulasi keuangan yang dapat memberikan perlindungan konsumen serta berfungsi untuk meningkatkan kualitas layanan Fintech.

Penyebab PT Alfa Fintech Indonesia Fintech Syariah Dihapus

PT Alfa Fintech Indonesia adalah  satu dari sekian banyak penyelenggara layanan jasa finansial Fintech yang telah terdaftar.  Namun, setelah mempertimbangkan dengan regulasi yang ada, OJK menghapus perusahaan ini dari daftar resmi P2P.

Penghapusan yang dilakukan oleh OJK berupa pembatalan tanda bukti terdaftar. Data  tentang ini merupakan prosedur resmi yang selalu disampaikan oleh OJK setiap bulannya. Sementara yang disebut terdaftar adalah perusahaan yang saat ini sedang berproses untuk mendapatkan izin permanen agar dapat menyelenggarakan fintech.

Alasan dilakukannya prosedur tersebut oleh OJK karena lembaga ini menilai bahwa penyedia jasa tidak mampu menyelenggarakan kegiatan operasional. Tentu saja ini akan berdampak pada jasa layanan yang mereka jalankan.

Oleh karenanya, bagi masyarakat yang hendak menggunakan jasa fintech, harap mengecek kembali apakah perusahaan tersebut terdaftar atau tidak. Seandainya terdaftar pun, tetap waspada, karena sewaktu-waktu OJK dapat menghapusnya dari daftar izin permanen. Hal ini tentu dilakukan jika terindikasi tidak sesuai dengan aturan.

Dengan dirilisnya pemberitahuan tentang penghapusan PT Alfa Fintech Indonesia dari list Fintech Syariah resmi,  maka pada September 2021 masih ada sejumlah 106 perusahaan pinjaman online yang tersedia Anda dapat mengunjungi laman resmi OJK untuk melihat mana saja yang masih beroperasi resmi.