Pahami Tentang Kanker Prostat, Mulai dari Gejala hingga Pengobatannya

Terdapat berbagai jenis kanker yang sering terjadi pada orang tertentu dan sering terjadi pada gender tertentu, seperti kanker prostat yang dialami oleh pria. Kanker prostat dapat menimbulkan gejala yang perlu diperhatikan agar tidak telat dalam penanganannya.

Jika seseorang mengalami kanker prostat dan tidak memahami gejalanya, maka dikhawatirkan kanker ini akan berkembang secara perlahan dan tidak terlalu kentara. Bagi Anda yang ingin mengetahui tentang kanker prostat lebih lanjut, simak ulasan ini, yuk!

1.    Apa itu Kanker Prostat?

Sebelum mengetahui gejala dan penyebabnya, ketahuilah definisi kanker prostat yang merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal dan muncul di kelenjar prostat.

Prostat yaitu kelenjar kecil yang terdapat di panggul pria, lebih tepatnya di antara penis dan kandung kemih. Biasanya cairan tersebut akan membantu sperma agar bisa mencapai sel telur saat menuju ke rahim wanita.

2.    Gejala Kanker Prostat

Cara mengetahui Anda terkena kanker prostat atau tidak, Anda bisa pahami gejala kanker prostat yang sering diabaikan. Secara umum, gejala kanker prostat tidak akan terasa hingga prostat membengkak dan mulai memengaruhi saluran kencing, sehingga Anda kesulitan saat buang air kecil.

Untuk itu, Anda perlu ketahui beberapa gejala kanker prostat yang umum terjadi bagi penderitanya, yaitu:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari
  • Kesulitan dalam menahan buang air kecil, terkadang urine akan merembes karena tidak dapat ditahan
  • Aliran urine dapat menjadi lemah atau bahkan tidak lancar
  • Buang air kecil akan memberika rasa panas atau menyakitkan
  • Mengalami kesulitan ereksi
  • Jumlah air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi akan lebih sedikit
  • Saat ejakulasi akan terasa nyeri
  • Terlihat ada darah dalam urine atau air mani
  • Dibagian dekat anus, Anda akan merasa sakit seperti ditekan
  • Merasakan nyeri atau kaku di bagian punggung bawah, pinggul, panggul, dan paha
  • Berat badan akan turun secara drastis, namun tidak memiliki sebab yang jelas

3.    Penyebab Kanker Prostat

Kanker prostat terjadi karena adanya perubahan genetik atau mustasi pada sel-sel yang berada pada kelenjar prostat. Tetapi, penyebab utama kanker prostat belum diketahui secara jelas.

Namun, Anda tetap perlu perhatikan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker prostat yang dialami oleh pria, yaitu:

  • Usia
  • Mengidap obesitas atau kelebihan berat badan
  • Asupan serat tidak terpenuhi, kemungkinan kekurangan asupan likopen dan antioksidan
  • Terpaparan bahan kimia berbahaya
  • Mengidap penyakit menular seksual
  • Terdapat riwayat genetik

4.     Diagnosis Kanker Prostat

Ketika Anda memeriksakan diri ke dokter dan melakukan pemeriksaan PSA atau rektal dan menunjukkan tanda kelainan, maka dokter akan mengambil tindakan lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan lanjutan agar bisa memastikan diagnosis kanker prostat.

Berikut ini terdapat diagnosis kanker prostat yang dilakukan oleh dokter saat memeriksa penderitanya, yaitu:

  • USG Prostat: dokter akan melakukan pemeriksaan agar bisa mengamati kelenjar prostat dengan menggunakan alat USG
  • MRI: pemeriksaan yang dilakukan agar dapat mendeteksi kelainan yang terjadi pada kelenjar prostat. Dalam melakukan pemeriksaan, dokter akan menggunakan gelombang radio dan magnet.
  • Biopsi prostat: pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter guna mengambil sampel pada jaringan kelenjar prostat. Sampel tersebut akan diamati lebih lanjut di laboratorium.

5.     Pengobatan Kanker Prostat

Jika terdapat pasien yang mengidap kanker prostat stadium awal, maka dokter akan menunggu dan mengawasi perkembangan kanker, karena pengobatan pada kanker prostat stadium awal memiliki efek samping yang tergolong lebih besar daripada manfaatnya.

Bila pertumbuhan kanker berkembang, maka dokter akan melakukan beberapa pengobatan di bawah ini, antara lain:

  • Operasi prostat, dilakukan pengangkatan sebagian, seluruh kelenjar prostat, atau bahkan beberapa jaringan dan kelenjar getah bening yang telah terkena sel kanker
  • Radioterapi atau terapi radiasi, biasanya akan dilakukan setelah melalui operasi agar bisa membunuh sel kanker yang tersisa.
  • Terapi hormon, pengobatan yang dilakukan sebelum atau setelah terapi dengan tujuan meningkatkan keberhasilan proses pengobatan yang sedang dilakukan.
  • Kemoterapi, pengobatan yang menggunakan obat-obatan agar bisa menghilangkan sel kanker yang memiliki sifat agresif.
  • Krioterapi, dilakukan dengan membekukan bagian jaringan melalui gas yang sangat dingin sehingga bisa membunuh sel kanker

6.    Pencegahan Kanker Prostat

Terdapat beberapa cara untuk mencegah kanker prostat seperti memahami faktor risiko yang terjadi, mengonsumsi vitamin, hingga menjaga pola hidup sehat. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai pencegahan kanker prostat, yaitu:

  • Faktor Risiko Terjadinya Kanker Prostat

Biasanya hal ini didasari dengan faktor usia, riwayat penyakit kanker prostat dalam keluarga Anda, ras, hormon, hingga gaya hidup yang cenderung buruk, seperti mengonsumsi alkohol dan merokok.

Terjadinya kanker prostat biasanya menyerang pria yang berusia 50 tahun ke atas, serta dapat terjadi pada pria yang memiliki ras Afrika-Amerika.

  • Konsumsi Vitamin

Setelah memahami faktor risiko, Anda perlu mengonsumsi vitamin E agar bisa membantu dalam mencegah dan menurunkan risiko kanker.

  • Pola Hidup Sehat

Selanjutnya Anda perlu menjaga pola hidup sehat dengan melakukan olahraga setiap hari dan menjaga pola makan. Jangan lupa untuk hindari minum alkohol dan merorok agar bisa menurunkan risiko terkena kanker prostat.

Itulah ulasan mengenai kanker prostat yang perlu diperhatikan dan diketahui, terutama bagi pria. Jika ingin mengetahui tentang kanker prostat lebih lanjut, Anda bisa download di sini atau mengunjungi situs klikdokter.