Serangkaian Arus Bolak dan Balik Listrik

Arus bolak-balik adalah jenis arus listrik yang memiliki arah aliran berubah-ubah dan tidak beraturan. Sifat dari arus ACV atau arus bolak-balik yaitu kebalikan dari arus listruk searah dengan arah yang maju atau lurus sehingga tidak berubah-ubah terhadap pengaruh waktu.

Salah satu contoh untuk melihat sumber arus bolak balik yaitu dari generator. Akan tetapi, harus anda ketahui bahwa arus tersebut memiliki rangkaian tersendiri. Untuk lebih jelasnya, dalam artikel ini kami akan mengulas tentang rangkaian arus bolak balik yang terdiri dari resistor, kapasitor dan induktor.

1. Rangkaian Resistor

Komponen rangkaian resistor akan dialiri dengan arus listrik bolak balik ketika dihubungkan pada sumber tegangan bolak balik. Rangkaian resistor pada arus AC dipakai untuk menurunkan potensial listrik pada pembatas atau rangkaian arus listrik masuk.

Dengan demikian, tegangan dan arus dalam rangkaian resistor akan mempunyai fase yang sama saat terhubung pada sumber tegangan bolak balik. Tegangan dan kuat arus tersebut tidak memiliki perbedaan fase yang menjadikan kuat arus bisa mencapai harga maksimum apabila tegangan juga maksimum.

2. Induktor

Suatu komponen induktor mempunyai hambatan yang umumnya disebut sebagai reaktansi induktif saat dihubungkan dengan sumber arus gaya gerak listrik induksi. Untuk reaktansi atau hambatan induktifnya sendiri sesuai dengan frekuensi sudut arus serta induktansi dari induktor.

Tegangan pada induktor bisa mencapai nilai maksimum seperempat periode lebih cepat dibandingkan saat arus mencapai maksimumnya.

3. Kapasitor

Komponen kapasitor memiliki karakteristik yang dapat menyimpan energi berbentuk muatan listrik ketika dihubungkan dengan sumber tegangan arus bolak balik ataupun searah.

Rangkaian kapasitor yang dialiri oleh arus listrik bolak-balik akan membuat resistansi semu yang sering dinamakan reaktansi kapasitif. Adapun untuk besar nilai dari reaktansi kapasitif tersebut juga bergantung dengan besarnya nilai kapasitansi dari kapasitor serta frekuensi sudut arus.

Itulah ulasan mengenai rangkaian arus bolak dan balik listrik yang mungkin sedang anda cari. Pada dasarnya beberapa rangkaian di atas tentu memiliki kegunaan masing-masing sehingga saat ingin menggunakannya anda harus memahami terlebih dulu bagaimana cara kerja pada setiap rangkaian tersebut.