Jumat, Oktober 30, 2026
Google search engine
BerandaBeritaBerbatasan dengan Makassar, Wabup Maros Sebut Rawan Narkoba

Berbatasan dengan Makassar, Wabup Maros Sebut Rawan Narkoba

Maros, Inspirasimakassar,id:

Penyalahgunaan narkoba merupakan bentuk riset unik karena berupaya mengungkap data dan fenomena yang bersifat tertutup. Stigma dan anggapan negatif terhadap pengguna narkoba masih menjadi tantangan, sehingga masyarakat kerap merasa kurang nyaman memberikan informasi terkait perilaku penyalahgunaan narkoba.

Kabupaten Maros misalnya, masuk dalam jajaran delapan daerah dengan tingkat peredaran  narkoba tertinggi di Sulawesi Selatan berdasarkan pemetaan Badan  Narkotika Nasional (BNN) Sulsel.

Setidaknya ada tiga kecamatan utama yang masuk dalam zona pengawasan intensif meliputi Moncongloe- wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan titik pinggiran Kota Makassar. Marusu–area perbatasan yang kerap menjadi perlintasan peredaran barang haram, dan Turikale–Pusat pemerintahan dan titik aktivitas perkotaan dengan mobilitas warga yang tinggi.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, pada Selasa, 22 September 2026 mengemukakan, posisi Kabupaten Maros yang berbatasan langsung dengan Makassar serta dilintasi jalur Trans-Sulawesi menjadikan kabupaten beribukota Turikale ini  rawan dijadikan jalur transit maupun peredaran narkoba baik lintas darat, udara, maupun  laut.

Untuk itulah, demkian wakil bupati berpasangan dengan Bupati Chaidir Syam itu mengemukakan, kondisi geografis wilayahnya menjadi faktor utama tingginya kerawanan tersebut. Ia kemjudian mengakui, jika Badan Narkotika Nasional, atau BNN telah  merilis bahwa Kabupaten Maros menduduki peringkat delapan peredaran narkoba se-Sulawesi Selatan.

Muetazim Mansyur kemudian menyebut, sejumlah kecamatan yang memiliki wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan titik pinggiran Kota Makassar adalah Moncongloe. Termasuk Marusu yang perbatasan yang kerap menjadi perlintasan peredaran barang haram tersebut. Kemudian Turikale yang menjadi pusat pemerintahan dan titik aktivitas perkotaan dengan mobilitas warga yang tinggi.

Seperti diketahui, maraknya modus penyebaran narkoba jenis baru menjadi perhatian serius Pemkab Maros, terutama yang mengincar kalangan pelajar SMP hingga SMA. Salah satu tren yang diwaspadai adalah peredaran narkotika sintetis berupa cairan vape (liquid).

Polisi menyita 84 botol cairan sintetis (total 391 ml) mengandung bahan bahaya MDMB-4en-PINACA yang diracik sendiri oleh residivis menggunakan bahan baku kiriman dari Jawa dan Jakarta. Sistem transaksi dilakukan secara daring (online) menggunakan media sosial seperti Instagram dengan metode ‘sistem tempel’ berdasarkan titik koordinat.

Persoalan  itulah, maka dilakukan berbagai upaya pencegahan. Pemkab Maros kemudian  menyiapkan sejumlah langkah strategis di antgaranya, mengencangkan sosialisasi bahaya narkoba tipe modern ke sekolah-sekolah.

Rencana Tes Urine ASN. Termasuk melakukan pembersihan dari internal pemerintahan sebelum menindak masyarakat luas. (Ozan)

 

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments